Langsung ke konten utama

Suka Gigit Kuku?, Hati-hati Ini Dampak Buruknya

Ilustrasi.
BugarQ -- Bagi beberapa orang menggigiti kuku merupakan kebiasaan yang sulit dihilangkan, menggigiti kuku umumnya diakukan oleh anak-anak hingga orang dewasa. Namun mau berapapun umur seseorang, kebiasaan ini akan menimbulkan bahaya-bahaya.

Berikut dampak buruk dari kebiasaan menggigit kuku.

Tubuh banyak dimasuki bakteri
Bakteri di bawah kuku termasuk jenis E.coli. Ketika menggigit kuku, kuman-kuman ini masuk ke tubuh dan menginfeksi dengan mudah dan membuat sesorang mudah sakit.

"Orang yang sering menggigiti kuku bisa mengalami demam dan sering mengalami infeksi gastrointestinal," kata Nikhil Bhayani, dokter penyakit infeksi di Texas Health Resource.

Bisa membuat gigi dan gusi rusak
"Kebiasaan menggigiti kuku bisa merusak enamel gigi baik keretakan atau patah," ungkap Heather Kunen, orthodontist dan pendiri Beam Street di Manhattan.

Tak hanya itu, ia berkata kebiasaan tersebut juga bisa membuat bakteri masuk ke sela gigi dan gusi. Bahkan ada laporan yang dipublikasikan di Journal of Periodontology menyebut, orang yang kerap menggigiti kuku mengalami pergeseran rahang.

Menyebabkan bau mulut
Ketika seseorang mengonsumsi patogen berbahaya ada risiko infeksi sistemik dan mulut. Mengonsumsi mikroorganisme ini secara langsung atau tidak langsung dapat mengakibatkan halitosis atau bau mulut.

Komentar